Benarkah migrain merupakan tanda awal kehamilan?

    Home/Kesehatan / Benarkah migrain merupakan tanda awal kehamilan?
Benarkah migrain merupakan tanda awal kehamilan?

Benarkah migrain merupakan tanda awal kehamilan?

Posted in Kesehatan inno 0

Kebanyakan orang mungkin tahu bahwa mual dan muntah adalah tanda kehamilan. Banyak juga yang mengatakan bahwa sakit kepala di sebelah migrain alias merupakan tanda awal kehamilan. Namun, apa jawaban yang benar? Bisakah migrain menjadi ciri kehamilan?

Benarkah migrain merupakan tanda awal kehamilan?

Migrain adalah jenis sakit kepala yang umum terjadi pada semua orang. Kondisi ini menggambarkan sakit kepala pada satu atau dua sisi selama beberapa jam atau bahkan berhari-hari. Dalam beberapa kasus, sebelum migrain terjadi, Anda akan merasakan aura, gejala neurologis yang mencakup penglihatan kabur dan sensitivitas terhadap cahaya (fotofobia) atau suara.

Migrain biasanya terjadi ketika Anda tidak tidur atau terlalu lama di bawah terik matahari. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa migrain adalah tanda awal kehamilan. Sangat?

Ya, migrain bisa menjadi gejala awal kehamilan selain muntah atau mual. Namun, tidak semua wanita hamil akan mengalami migrain. Beberapa tidak merasakan migrain sama sekali atau bahkan membaik selama kehamilan. Ada juga yang merasa migrain semakin memburuk selama trimester pertama karena mereka sudah memiliki kondisi ini terlebih dahulu.

Para peneliti percaya bahwa migrain berkaitan erat dengan perubahan kadar hormon estrogen dan volume darah selama kehamilan. Inilah sebabnya mengapa migrain bisa menjadi tanda awal kehamilan pada beberapa wanita.
Apakah Anda harus ke dokter?

pergi ke dokter kandungan

Meskipun sering terjadi pada wanita hamil, migrain tidak boleh dianggap remeh. Apalagi jika migrain yang muncul disertai gejala morning sickness menyebabkan kelelahan tubuh dan mengganggu aktivitas. Karena migrain bukan hanya tanda kehamilan, itu juga bisa menjadi gejala penyakit medis, seperti hipertensi (preeklampsia).

Untuk menghindari ini, Anda harus berkonsultasi dengan dokter. Dokter Anda akan membantu Anda meredakan migrain dengan aman. Karena ketika Anda hamil, tubuh Anda menjadi sangat sensitif terhadap makanan, obat-obatan, dan aktivitas tertentu. Jadi selalu pastikan bahwa cara Anda menangani migrain selama kehamilan yang Anda pilih telah diberikan kepada dokter.

Beberapa cara pasti yang bisa dilakukan ibu hamil untuk meredakan sakit kepala dan mencegah mereka kembali termasuk:

Minumlah banyak air agar tubuh Anda tetap terhidrasi
Istirahat yang cukup dan jangan memaksakan diri untuk bergerak seperti biasa. Berbaringlah di ruangan yang gelap dan sunyi, jadi Anda akan lebih tenang.
Oleskan kompres dingin pada dahi selama 2 atau 3 jam sehingga migrain menghilang
Hindari pemicu sakit kepala, seperti bau menyengat, alergen atau makanan tertentu
Hindari merokok yang dapat memicu migrain, merusak kesehatan Anda dan janin Anda
Kurangi stres dengan cara perendaman, latihan inhalasi, atau pijat kepala
Selalu tanyakan kepada dokter Anda terlebih dahulu jika Anda ingin menggunakan obat penghilang rasa sakit untuk menghilangkan migrain
Buat catatan harian tentang tanda-tanda kehamilan, seperti mual, muntah, sakit kepala, sakit pinggang atau sembelit agar kontrol kebidanan teratur lebih mudah

Padahal, mungkin migrain yang Anda rasakan adalah pertanda awal kehamilan, terutama jika disertai mual dan muntah. Namun, lebih baik untuk mengetahui bahwa Anda sedang hamil atau tidak, Anda harus segera ke dokter.

Baca juga: