Gejala Umum Gastritis Yang Harus Diketahui

    Home/Kesehatan / Gejala Umum Gastritis Yang Harus Diketahui
Gejala Umum Gastritis Yang Harus Diketahui

Gejala Umum Gastritis Yang Harus Diketahui

Posted in Kesehatan inno 0

Gastritis adalah penyakit pencernaan yang menyebabkan radang lambung. Gastritis dapat muncul secara tiba-tiba (gastritis akut) atau lambat laun (gastritis kronis). Apa saja gejala gastritis atau radang lambung yang perlu diketahui?

Gejala umum gastritis


Peradangan pada lapisan perut bisa disebabkan oleh berbagai hal. Antara lain, asam lambung meningkat untuk merusak dinding lambung atau karena infeksi bakteri yang menyebabkan cedera pada lambung.

Ada juga berbagai pemicu refluks asam, yang sering kita alami atau lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, stres berat, merokok, makan makanan pedas, asam dan lemak, minum minuman berkafein seperti kopi dan teh, minum terlalu banyak alkohol pada waktu perut kosong atau mengonsumsi obat penghilang rasa sakit NSAID seperti aspirin jangka panjang.

Ada banyak penyebab radang lambung lainnya. Namun apa pun penyebab gastritis Anda, penyakit ini umumnya akan menimbulkan gejala seperti:

1. Perut kembung
Gastritis dapat menyebabkan gejala pembengkakan karena pertumbuhan H. pylori yang berlebihan di perut dan usus kecil.

Halaman peluncuran Harvard Health Publishing, spesialis gastroenterologi di Rumah Sakit Umum Harvard Massachusetts, Dr. Kyle Staller mengatakan bahwa kelebihan bakteri di perut akan terus menghasilkan gas yang kemudian membuat perut terasa penuh dan penuh gas (bengkak).

Selain itu, pembengkakan juga bisa menjadi gejala gastritis karena konsumsi alkohol yang berlebihan saat perut kosong. Alkohol adalah zat yang menyebabkan peradangan. Peradangan ini dapat lebih lanjut dipicu oleh campuran bahan-bahan lain dalam alkohol, seperti pemanis dan air berkarbonasi.

Karena itu, berbagai zat ini dapat menyebabkan perut kembung atau bengkak setelah minum alkohol. Karena itu, radang lambung karena gastritis dapat diperburuk oleh efek alkohol dalam lambung.

2. Nyeri perut
Nyeri perut adalah gejala gastritis yang paling umum. Nyeri perut yang terjadi karena gastritis mengindikasikan peradangan pada lapisan perut. Sakit perut yang Anda rasakan bisa berupa rasa sakit disertai panas.

Peradangan lambuung dapat disebabkan oleh infeksi bakteri H. pylori. Lapisan lambung yang fungsinya untuk melindungi lambung dari asam untuk mencerna makanan menipis ketika diserang oleh infeksi bakteri.

Racun asam yang diproduksi oleh bakteri dapat menembus dinding lambung dan menyebabkan luka atau bisul di perut. Kerusakan pada lapisan perut dapat menyebabkan sakit perut dan ketidaknyamanan.

Sakit perut juga dapat terjadi setelah mengonsumsi obat-obatan, makanan atau minuman yang memicu gastritis. Misalnya, minuman beralkohol, makanan pedas atau asam, obat antiinflamasi NSAID seperti ibuprofen dan aspirin. Berbagai asumsi ini dapat mengiritasi lapisan perut sehingga melukai perut.

3. Muntah dan mual
Munculnya mual dan muntah merupakan respons dari peradangan akibat infeksi H. pylori di perut.

Gejala-gejala ini juga bisa muncul ketika mengonsumsi makanan atau minuman yang memicu peningkatan asam lambung. Ketika asam lambung meningkat, gas asam dapat menumpuk di perut dan membuat perut Anda terasa penuh atau penuh. Inilah yang bisa membuat Anda merasa mual, bahkan muntah.

Gejala mual dan muntah yang dirasakan setelah makan bisa menjadi pertanda radang selaput perut.

4. Sensasi terbakar di dada
Gejala gastritis berikutnya adalah sensasi terbakar di perut bagian atas, di sekitar ulu hati. Gejala ini umumnya terdengar setelah makan atau saat tidur, karena asam lambung bocor dari kerongkongan.

Asam lambung dapat bocor ke kerongkongan karena kelainan pada katup relief antara lambung dan kerongkongan.

Ketika gastritis cukup parah, otot atau katup sfingter yang memisahkan perut dan kerongkongan lemah. Akibatnya, asam lambung akan mudah naik hingga ke kerongkongan.

5. Kehilangan nafsu makan
Peradangan di perut yang menyebabkan mual umum membuat pasien hambar.

Ketika asam lambung meningkat dan menghasilkan banyak gas, perut terasa penuh. Ini membuat perut terasa “kenyang” atau lebih. Akibatnya, Anda jadi malas makan.

Apalagi jika rasanya sangat buruk sehingga membuat Anda merasa mual. Pasti seperti muntah setiap kali Anda merusak makanan.

6. Warna kotorannya hitam
Gejala gastritis yang menyebabkan tinja hitam harus diwaspadai. Kondisi ini berarti peradangan yang menyebabkan pendarahan di perut.

Baca Juga :