Pengertian CRM (Customer Relationship Management) serta Fungsi dan Tujuannya

    Home/Pendidikan / Pengertian CRM (Customer Relationship Management) serta Fungsi dan Tujuannya
Pengertian CRM (Customer Relationship Management) serta Fungsi dan Tujuannya

Pengertian CRM (Customer Relationship Management) serta Fungsi dan Tujuannya

Posted in Pendidikan inno 0

Pengertian CRM (Customer Relationship Management) serta Fungsi dan Tujuannya – Diskusikan tujuan CRM dan komponennya, proses, praktik dan tujuannya. Informasi berikut

Memahami CRM

CRM (Customer Relationship Management) adalah kolaborasi dan strategi yang digunakan perusahaan untuk memfasilitasi interaksi dengan pelanggan.

Melalui CRM, Anda bisa mendapatkan informasi baru tentang pelanggan, menangkap dari keluhan, permintaan produk, dan jenis layanan yang perlu ditingkatkan. Untuk beberapa perbedaan, informasi dari CRM sangat penting di mana Anda dapat melihat masalah yang dihadapi pelanggan selama situasinya populer.

Saat ini banyak perusahaan yang mencoba bekerja di media sosial dapat mendekati pelanggan mereka. Lalu kita bisa melihat, seperti apakah pelanggan telah menafsirkan perusahaan di media sosial, apakah itu memuaskan atau sebaliknya?

Memahami CRM

Jenis CRM ini secara tradisional telah menjadi mitra telekomunikasi, tetapi sekarang dalam bentuk perangkat lunak juga dapat diintegrasikan dengan media sosial sehingga menjadi lebih mudah dan tidak memerlukan kehilangan jalan. Bahkan fungsinya lebih sederhana. Dalam Bahasa Indonesia CRM (Manajemen Hubungan Pelanggan) mengacu pada Manajemen Pelanggan Pelanggan. Ahli ahli menjelaskan manajemen hubungan pelanggan, termasuk:

Menurut Kalakota dan Robinson

CRM adalah perusahaan patungan penjualan, pemasaran dan strategi layanan.

Menurut Laudon dan Traver

CRM adalah proses menyimpan data pelanggan dan merekam semua kontak yang terjadi antara klien dan perusahaan, serta membuat profil karyawan perusahaan yang memerlukan informasi tentang pelanggan ini.

Platform CRM

Dalam proses implementasi, komponen kunci dari manajemen hubungan pelanggan adalah Supply Chain Fund (SFA). SFA dapat membantu Perwakilan Bisnis untuk mengelola akun pelanggan dan melacak akses, mengelola daftar kontak, menjadwalkan tugas, dan banyak lagi.

Adapun ide CRM, Berikut adalah beberapa elemen kunci dalam membimbing hubungan pelanggan:

1. Hubungan Pelanggan

Pelanggan adalah semua pihak yang akan, kapan saja, menggunakan layanan atau layanan yang ditawarkan oleh Perusahaan, baik dalam bentuk penampakan, pembelian, atau pemeliharaan.

Sebagai catatan, lebih sedikit pelanggan adalah pelanggan mereka. Secara umum, 80% laba perusahaan terdiri dari 20% pelanggan.

2. Hubungan

Saat membuat hubungan dengan pelanggan, perusahaan harus memelihara kedua jaringan. Tujuan dari hubungan ini adalah untuk memberikan kepuasan jangka panjang antara kedua pihak, pelanggan dan perusahaan.

3. Manajemen

Manajemen hubungan pelanggan berfokus pada mengelola dan mengembangkan hubungan antara perusahaan dan pelanggan. Dengan hubungan yang kuat antara perusahaan dan pelanggan, itu akan membantu perusahaan memaksimalkan keunggulan kompetitifnya.

Posisi dalam CRM

Setelah memahami makna CRM, kita juga perlu tahu apa langkah-langkahnya. Menurut Kalakota dan Robinson ada banyak langkah dalam manajemen hubungan pelanggan, termasuk:

1. Menemukan Teman Baru

Ini dapat dicapai dengan menyediakan akses mudah ke informasi bagi pelanggan. Selain itu, layanan kreatif dan menarik juga memainkan peran penting dalam proses mendapatkan pelanggan baru.

2. Meningkatkan Hubungan Pelanggan (Peningkatan)

Dalam hal ini perusahaan berupaya membangun hubungan dengan pelanggan yang ada dengan memberikan layanan sebaik mungkin, misalnya menerima dan mengelola keluhan, memberi pelanggan lebih banyak. Selain itu, menerapkan cross-selling atau pemasaran skala besar akan meningkatkan penjualan perusahaan dan mengurangi biaya untuk mengidentifikasi pelanggan baru.

Lihat Juga :