Tips mencegah terbentuknya tanda-tanda cacar air pada kulit

    Home/Kesehatan / Tips mencegah terbentuknya tanda-tanda cacar air pada kulit
Tips mencegah terbentuknya tanda-tanda cacar air pada kulit

Tips mencegah terbentuknya tanda-tanda cacar air pada kulit

Posted in Kesehatan inno 0

Selain rasa gatal, masalah lain yang harus kita hadapi saat terkena cacar air adalah bekas luka di kulit. Ya, cacar air yang rusak dapat menyebabkan luka menebal atau mengadu. Bekas luka ini pasti mengurangi kecantikan kulit Anda, bukan? Jadi adakah cara untuk mencegah bekas luka cacar menjadi luka yang merusak penampilan kulit? Ayo, curang pada beberapa saran berikut.

Tips mencegah terbentuknya tanda-tanda cacar air pada kulit

Cacar Air (chickenpox) adalah infeksi virus yang menyebabkan seluruh tubuh Anda dipenuhi dengan ketabahan berisi air yang terlihat seperti jerawat atau gigitan serangga, yang biasanya muncul dalam 2 atau 4 hari. Kemudian, vesikel meninggalkan luka, kering dan membentuk kulit kasar.

Faktanya, ada banyak cara untuk menyingkirkan cacar air. Namun, tidak semua metode sederhana akan berhasil. Dalam beberapa kasus, prosedur kecantikan yang mahal harus diikuti. Dengan demikian, pencegahan adalah cara terbaik untuk mengatasi masalah ini.

Ada sejumlah tips pencegahan yang dapat Anda lakukan sehingga cacar yang dipinjamkan tidak meninggalkan kudis pada kulit, termasuk:
1. Jangan menggaruk cacar air dengan memperhatikan

Tidak hanya cacar air, semua penyakit yang menyebabkan gatal-gatal pada kulit dilarang keras untuk digaruk. Mengapa? Menggaruk bisa menghilangkan rasa gatal pada kulit, tetapi ini hanyalah kamuflase. Bahkan, goresan bisa membuat kulit Anda lebih buruk. Terutama saat Anda mengonsumsi cacar air. Kulit tiup ini sangat tipis. Hanya sedikit menggosok kuku yang dapat merobek kulit dan kemampuan untuk pulih dapat rusak.

Pada anak-anak yang masih sulit menolak menggaruk, Anda bisa mengenakan sarung tangan. Selain itu, ada beberapa cara untuk mengurangi rasa gatal saat cacar, termasuk:

Oleskan lotion kalamin. Lotion ini mengandung seng oksida yang menenangkan kulit dari gatal. Gunakan jari yang bersih atau cottonbud untuk merentangkan benang. Namun, hindari menggunakan lotion cacar ini di sekitar mata.
Gunakan lotion lidah buaya. Sensasi dingin dari lotion ini bisa menghilangkan rasa gatal. Oleskan lotion setelah mandi atau sebelum tidur untuk mengurangi rasa gatal.
Ambil obat penghilang rasa sakit. Selain obat-obatan yang dioleskan ke kulit, ada juga obat-obatan yang diberikan oleh dokter yang berfungsi untuk mengurangi rasa gatal. Biasanya obat ini mengandung antihistamin dan membuat Anda tidur lebih nyenyak.

2. Jaga kuku dan tubuh Anda bersih

Agar kuku Anda tidak sakit, pastikan kuku Anda pendek dan pastikan tangan Anda selalu bersih. Anda bisa sering mendengar jika kamar mandi pantang saat terkena cacar air. Pada kenyataannya, pantang adalah hal yang salah. Ingat, kamar mandi tidak menumpuk keringat dan kotoran di kulit. Ini bisa meningkatkan rasa gatal pada kulit. Jadi Anda masih harus mandi meski kulit Anda penuh elastisitas.

Hanya saja Anda harus berhati-hati ketika membersihkan kulit dengan sabun. Hindari menggosok kulit dengan sabun, yang terbaik adalah menggosoknya perlahan-lahan agar lapisan tidak pecah. Padahal, ada cara alami untuk mengurangi rasa gatal, yaitu mandi dengan campuran air hangat dengan oatmeal koloid. Kemudian bilas dengan air mengalir yang bersih dan keringkan tubuh dengan kain lembut.
3. Gunakan pakaian yang tepat

Dengan meminjamkan cacar air yang rapuh ini, ia dapat pecah karena gesekan dan tekanan. Selain tidak menggaruk, Anda juga harus memperhatikan pilihan pakaian. Hindari menggunakan pakaian ketat, bahan kasar atau lebih banyak berkeringat.

Jadi, pilih model pakaian kancing agar lebih mudah dilepas. Untuk kondisi seperti ini, gaun tidur biasanya merupakan pilihan yang aman untuk digunakan.

Baca juga: